Workshop Pengelolaan Landscape BPPT Melalui Skema PPI  Masyarakat Desa Dimudahkan

 
KUBU RAYA-SAMPAN-Kepala Desa Tanjung Harapan Kecamatan Batu Ampar, Juheran menilai workshop dengan melibatkan berbagai pihak guna membangun kerjasama pengelolaan di Bentang Pesisir Padang Tikar melalui skema Proteksi Produksi dan Inklusi Compact ke depan bakal menjadi sinergi dan kemajuan bersama.
 
“Kegiatan workshop para pihak ke 1 untuk membangun kerjasama pengelolaan landscap di Bentang Pesisir Padang Tikar melalui skema PPI Compact sangat membantu kami para perwakilan desa,” kata Juheran, Senin (24/6).
 
Dikegiatan inisiasi SAMPAN Kalimantan ini mempertemukan perwakilan desa, pemerintah dan perusahaan yang berdiri di daerah Bentang Pesisir Padang Tikar.
 
Dalam pertemuan itu, semua pihak melakukan pembahasan yang berkaitan dengan persoalan-persoalan yang dihadapi selama ini. “Hari ini kita duduk satu meja melakukan pemetaan sama-sama, kemudian melihat batas-batas izin wilayah baik itu perusahaan dan Hutan Desa. Jadi kalau tapal batas ini sudah jelas maka kita memiliki tanggung jawab masing-masing,” katanya.
 
Semisal saat penanganan kebakaran hutan dan lahan, apabila batas-batas wilayahnya sudah diketahui maka secara tidak langsung semua pihak sudah tahu  mana yang menjadi tanggung jawabnya. “Dengan demikian kita tak saling tuduh kejadian kebakarannya di wilayah siapa. Karena dalam pembahasan ini sekaligus membahas batas wilayah,” kata Juheran.
 
Selain pembahasan batas wilayah, dalam pertemuan itu juga membahas tentang CSR perusahaan. Kalau ia melihat, selama ini kontribusi perusahaan untuk CSR sudah ada.
 
Harapan dia, kedepan kontribusi perusahaan dalam mengelola CSR ke desa lebih banyak lagi dengan fokus membantu peningkatan taraf hidup masyarakat  untuk menekan kemiskinan. Gubernur Kalbar kata dia juga menginginkan ke depan desa-desa di Kalbar bisa menjadi mandiri. Makanya semua program mesti disinergikan. Jangan sampai tumpang tindih.
 
“Kegiatan workshop untuk membangun kerjasama pengelolaan landscap di Bentang Pesisir Padang Tikar melalui skema PPI Compact ini akan ada tindaklanjutnya. Ini baru tahap pertama,” kata Direktur SAMPAN Kalimantan Dede Purwansyah.
 
Dikegiatan ini SAMPAN menjembatani pertemuan antara perwakilan desa di Bentang Pesisir Padang Tikar, pihak perusahaan dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. “Ada banyak persoalan dibahas di sini. Mudah-mudahan dengan duduk satu meja meluangkan ide dan pemikiran  bersama mendapat hasil yang diinginkan,” tandasnya.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.