KUBU RAYA-SAMPAN-Sebagai tindak lanjut pelatihan potensi nipah Januari 2017 lalu, baru-baru ini SAMPAN Kalimantan bersama warga Desa Sumber Agung, Kubu Raya mengolah buah nipah menjadi tepung nipah. Harapannya, pengolahan nipah menjadi tepung itu bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

“Pembuatan tepung di Desa Sumber Agung ini melibatkan kelompok pengelola nipah yang berjumlah 5 orang. Hasil pelatihan potensi nipah yang dulu dilakukan kita praktekkan sekarang. Salah satunya dengan membuat tepung berbahan nipah,” kata aktivis SAMPAN Kalimantan, Eben, Kamis (16/2).

Dijelaskan Eben, banyak hasil yang didapat masyarakat di pelatihan potensi nipah Januari lalu. Dalam pelaksanaan pelatihan itu, SAMPAN memang sebagai inisiasi pelaksana pelatihan. Kebetulan narsumnya waktu itu dari Perkumpulan Kelola Manado yang paham benar dengan pengelolaan nipah. “Kini kita coba mengelola nipah menjadi tepung. Semoga yang kita lakukan ini bisa menjadi motivasi warga setempat untuk lebih fokus melihat potensi nipah ini,” ungkapnya.

Kata Eben, nipah di wilayah Kubu Raya begitu banyak. Namun sayang potensi ini belum dapat terkelola dengan maksimal oleh masyarakat. Memang di era 90 an sempat ada perusahaan CV Mila Tronika melakukan penyulingan nira. Namun perusahaan tersebut tak sampai setahun sudah tutup. Penyebabnya karena terkendala hama kera mengakibatkan hasil gulanya terasa asin.

Kini SAMPAN mengajak masyarakat melihat kekayaan nipah dengan menggali potensi tanaman itu. Selain memberikan pelatihan, saat ini SAMPAN tengah melakukan identifikasi sebaran, luasan dan populasi jumlah nipah yang dilakukan di tiga desa, Kubu Raya, diantaranya Desa Sumber Agung, Kerawang dan Desa Muara Tiga. “Kita berharap ke depan nipah ini bisa menjadi sumber pendapatan baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dikawasan hutan nipah,” ucapnya.

Untuk mencari nipah tak susah. Di wilayah Kubu Raya, nipah banyak tumbuh di daerah rawa, pasang surut, terutama didekat pantai, laut pesisir dan bercampur dengan tumbuhan bakau.

“Saya berharap, nantinya nipah bisa menjadi ekonomi baru bagi masyarakat di daerah hutan nipah,” kata Ketua Kelompok Nipah, Herianto saat pengolahan nipah menjadi tepung.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.