Verifikasi 5 Desa Ajuan Hutan Desa di Kapuas Hulu  Tim Verifikasi Berkesempatan Menanam Kopi Bahenap

 
KAPUAS HULU-SAMPAN-Upaya SAMPAN Kalimantan mendorong 5 desa di Kabupaten Kapuas Hulu mendapatkan SK Hutan Desa semakin dekat menjadi kenyataan. (7-9/6) Tim dari Direktorat Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial dan beberapa perwakilan dari lembaga lain melakukan verifikasi terhadap ajuan Hutan Desa yang diajukan.
 
“Ada 5 desa yang diverifikasi. Diantaranya Desa Bahenap, Kensuray, Nanga Raun, Selaup dan Desa Nanga Semangut,” ucap Selvianus Saludan, pendamping desa SAMPAN Kalimantan di Kapuas Hulu.
 
Dijelaskan dia, selain perwakilan Direktorat PKPS, dalam verifikasi ini turut terlibat beberapa lembaga. Diantaranya Balai PSKL wilayah Kalimantan, BPKH Wilayah 3 Pontianak, Dishut Provinsi Kalbar serta Penyuluh Kehutanan Kalbar.
 
Kegiatan yang dilaksanakan tiga hari itu langsung dilakukan di 5 desa itu. Dijelaskan, tujuan verifikasi ini merupakan respon pemerintah atas ajuan proposal hutan desa tersebut.
 
Dalam kegiatan itu, tim memastikan des tersebut benar mengajukan wilayahnya menjadi HD. Termasuk melihat potensi yang bisa dikembangkan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan. “Pengecekan dilakukan untuk memghindari terjadi permasalahan dikemudian hari. Petugas juga mengambil titik koordinat di lokasi ajuannya,” ungkapnya.
 
Tim verifikasi kata Vian sapaannya juga berkesempatan menanam kopi bersama masyarakat. Kopi menjadi salah sati potensi unggulan yang sedang dikembangkan di Desa Bahenap.
 
Saat melakukan verifikasi memang ada kendala untuk tim, pertama akses menuju desa yang sulit, khususnya Desa Nanga Raun dan Bahenap, ditambah lagi banyak dari anggota tim yang sedang berpuasa. Namun itu tak berarti karena semua anggota tim sangat bersemangat. Apa lagi setelah datang ke desa, bertemu dengan warga dan melihat potensi yang ada. “Kendala itu terlupakan ketika sampai ke sana,” ujarnya 
 
SAMPAN sebagai lembaga pendamping maupun dari masyarakat berharap supaya proses pengeluaran SK Hutan Desanya cepat keluar. Sehingga Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) bersama masyarakat dapat menyusun rencana kerja dan mengelola potensi yang ada secara legal.(ma)
 
 

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.