Taman Nasional Danau Sentarum Ditetapkan Sebagai Cagar Biosfer

KAPUAS HULU-SAMPAN-Kabupaten Kapuas Hulu mendapat sertifikat cagar biosfer untuk kawasan Taman Nasional Danau Sentarum dari UNESCO. Penyerahan sertifikat cagar biosfer diserahkan langsung Executive Direktur Komite Nasional Program Unesco Indonesia, Prof. Y. Purwanto kepada Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir, pada saat pembukaan Festival Danau Sentarum 2018 di Desa Sepandan, Kecamatan Batang Lupar, Kapuas Hulu (25/10).
 
Purwanto menjelaskan, ditetapkannya Taman Nasional Danau Sentarum sebagai cagar biosfer oleh UNESCO melalui proses yang panjang, dimana pengajuannya masuk nominasi dan selama dua tahun lebih yang berdasarkan hasil penilaian UNESCO Dunia layak untuk ditetapkan sebagai cagar biosfer.
 
“Kenapa Kapuas Hulu (Betung Karihun dan Danau Sentarum) kita ajukan, karena merupakan kawasan kabupaten konservasi yang memang layak untuk ditampilkan di dunia, karena sangat penting dan potensial untuk kawasan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
 
Banyak manfaatnya setelah daerah tersebut ditetapkan sebagai cagar biosfer. Kalau sisi ekonomi bisa sebagai branding ekonomi dan juga branding ekologi serta sebagai pengembangan pengetahuan.
 
Selain Kabupaten Kapuas Hulu ditetapkan kawasan cagar biosfer, ada 14 daerah di Indonesia yang sudah ditetapkan hingga tahun 2018 ini.
 
Di tempat sama, Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir menyambut positif penetapan Kabupaten Kapuas Hulu sebagai kawasan cagar biosfer oleh UNESCO. “Ada banyak hal positif setelah kita mendpaatkan sertifikat dari UNESCO ini,” tandasnya.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.