Silaturahmi Dengan Gubernur Kalbar  Doddy Berencana Kunjungi Desa Dampingan SAMPAN

PONTIANAK-SAMPAN-Perwakilan SAMPAN Kalimantan, Selasa (10/4) bertemu dengan PJ Gubernur Kalimantan Barat, Doddy Riyadmadji diruangan kerjanya. Dalam pertemuan itu setelah membahas program SAMPAN ditingkat tapak, jika tak berkendala Gubernur ingin melihat langsung ke salah satu lokasi program kerja SAMPAN bulan ini.
 
Direktur SAMPAN Kalimantan, Dede Purwansyah menuturkan, dalam pertemuannya dengan PJ Gubernur Kalbar, perwakilan dari IDH, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar dan Kepala KPH Kubu Raya juga hadir.
 
Pada awal pertemuan diskusi lanjutnya lebih fokus pada pengenalan diri SAMPAN Kalimantan, dan terkait program yang sudah dilakukan di masyarakat tingkat tapak.
 
Dari penjelasan tersebut kata Dede, Gubernur begitu tertarik, utamanya saat mendengar pendampingan SAMPAN di desa-desa khususnya Kabupaten Kubu Raya. Pada diskusi itu, proses pasca izin Hutan Desa juga diceritakan. Utamanya soal pengelolaan hasil alam yang kini sudah nampak dan berjalan.
 
Produk unggulan desa seperti madu kelulut, madu mangrove dan kepiting kata Dede, pelan tapi pasti semakin diminati di pasaran dengan pelanggannya datang dari dalam dan luar Kalbar.
 
Tentu semua ini tidak terlepas dari IDH sebagai lembaga donor yang banyak mensupport kegiatan SAMPAN. Selain IDH, dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan KPH menjadi bukti bahwa semua elemen bahu membahu mensukseskan program ini.
 
Mendengar paparan dari SAMPAN lanjut Dede, beliau (Gubernur) sangat tertarik dan mau melihat langsung ke desa dampingan SAMPAN.
 
Rencananya Gubernur akan turun 21 atau 22 April 2018. Mudah-mudahan tak ada halangan. Dalam kunjungan nanti Dirjen PSKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga ikut serta bersama rombongan, bertepatan dengan hari bumi.
 
Dirinya berharap, kerja sama antara SAMPAN dengan pihak pemerintah bisa terus berlanjut, dan saling mendukung dengan hasil optimal. Menurut Dede, kedua hal ini bisa memicu semangat masyarakat untuk semakin giat melakukan usaha ekonomi yang ramah lingkungan dalam menjaga hutan.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.