Sampan Garap Film Dokumenter Fokus Kekayaan Alam Desa Bahenap

 

KAPUAS HULU-SAMPAN-Tim SAMPAN Kalimantan bersama Justicia Art sedang menggarap film dokumenter tentang Tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan pertanian intensif. Lokasi penggarapan film itu dilakukan di Desa Bahenap, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu.

“Pengambilan gambar film dokumenter ini sudah dilakukan 25-26 Februari 2017 di Desa Bahenap,” ucap aktifis SAMPAN, Vincensius Epifanus, Rabu (1/3).

Dijelaskan dia, dalam pengambilan gambar itu, SAMPAN fokus pada aktivitas dan kondisi sosial masyarakat di desa tersebut.

Pengambilan video ini di tiga lokasi. Yaitu Dusun Beberuk, Dusun Bahenap dan Dusun Sepan Padang. Tujuan pengambilan video dan dokumentasi ini sebagai bahan pembuatan film dokumenter dengan fokus HHBK dan pertanian intensif.

Diceritakan dia, dalam pengambilan gambar selama dua hari itu, tim mengalami kendala. Kondisi cuaca yang sering hujan membuat proses pengambilan video menjadi sulit. “Terlebih lokasi jalan licin dan rusak. Ini jadi kendala kami. Tapi semua itu bisa tertangani,” ujarnya.

Kesulitan lain lanjutnya lebih dalam, aktivitas masyarakat desa yang berada di luar rumah yaitu dibidang pertanian.

Aktivitas pertanian seperti membersihkan kebun, proses perawatan, dan proses panen menjadi tidak maksimal untuk diambil videonya. Tapi secara keseluruhan tak jadi kendala berarti.

Saat pengambilan gambar, pihaknya juga fokus perawatan dan pemanenan di kebun kopi yang dilakukan oleh kelompok tani. “Potensi perkembangan kopi di Desa Bahenap amatlah besar jika dikembangkan dengan baik mengingat kondisi tanah yang sangat subur.

Perawatan dan pemanenan di kebun tanaman intensif juga menjadi bagian yang sangat baik untuk dikembangkan karena selain kesuburan tanah, bermacam-macam jenis sayuran sangat cocok dikembangkan,” tutupnya.

Selain kopi, warga desa juga mengembangkan tanaman cabai, terung asam, timun, jahe merah, jahe putih, lengkuas, kunyit, sawi kampung, dan beberapa tanaman lain.

Penggarapan video ini diharapkan dapat menjadi sebuah film yang dapat dijadikan profil desa-desa dampingan dan juga menjadi gambaran tentang potensi desa yang ada di wilayah Kecamanatan Kalis khususnya Desa Bahenap. Harapan lainnya, video ini dapat menjadi dokumentasi penting bagi proses perkembangan dan kemajuan desa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi dan mengembangkan Desanya.

“Video ini diharap mampu memberi nilai positif bagi desa bimbingan untuk terus berkarya dan mengembangkan sumber daya yang ada untuk dapat dimanfaatkan dengan baik bagi kemajuan kedepannya,” tutupnya.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.