SAMPAN Gali Potensi Kelulut 

Tim Madu yang dibentuk SAMPAN sedang memperhatikan cara ternak madu kelulut

Tim Madu yang dibentuk SAMPAN sedang memperhatikan cara ternak madu kelulut. SAMPAN 2017

PONTIANAK-SAMPAN-Keseriusan SAMPAN Kalimantan menggali potensi madu di wilayah Bentang Pesisir Padang Tikar, Kubu Raya ditunjukkan dengan mengajak dua perwakilan Ketua Kelompok madu di Desa Batu Ampar dan Desa Tanjung Harapan mempelajari pengembangan madu jenis kelulut di wilayah Kecamatan Pontianak Utara, Minggu (8/1). Usai melihat budidaya madu kelulut harapannya pengembangan madu dapat diterapkan di desa masing-masing.

“Madu kelulut di Bentang Pesisir Padang Tikar miliki potensi untuk di budidayakan. Kita membawa dua perwakilan kelompok madu untuk melihat tata cara budi daya madu jenis kelulut di Pontianak. Mudah-mudahan sekembalinya mereka dapat diterapkan di desa masing-masing,” ucap aktivis SAMPAN Kalimantan, Ratna.

Dengan melihat tata cara pengembangan madu menurut Ratna bisa menjadi modal untuk pengembangan madu di desa. Saat ini pengembangan madu hutan sudah dilakukan pihak desa. Namun untuk jenis kelulut masih banyak yang belum tahu. Padahal potensi kelulut di sana cukup banyak.

Rencananya SAMPAN bersama warga desa akan mengembangkan madu jenis kelulut ini. Ia berharap pembelajaran budidaya kelulut yang dikunjungi ini dapat di aplikasikan di desa nanti. Ia juga berharap apa yang didapat perwakilan kelompok madu ini dapat di tranfer ke anggota lain.

Diceritakan Ratna, saat tinjauan melihat budidaya kelulut, dirinya melihat cara pembuatan sarang kemudian mengetahui cara pemeliharaan dan jenis pakan kelulut. “Usai melihat budidaya kelulut kita rencananya akan menerapkan ini di desa Bentang Pesisir Padang Tikar, karena di sana belum ada warga yang menerapkan ini,” ujarnya.

Untuk khasiat kelulut kata Ratna juga baik untuk kesehatan. Tak salah kiranya jika kelulut di kembangkan secara masal.

“Kami akan mencoba mengembangkan budidaya kelulut di desa kami. Setelah melihat pengembangan kelulut ternyata budidayanya tak sesulit dibayangkan. Untuk pembuatan sarang juga bahannya mudah didapat,” ujar Ketua Kelompok Madu Desa Batu Ampar, Suheri.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.