PONTIANAK-SAMPAN-Peringatan Hari Bumi yang jatuh 22 April dijadikan momentum Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Barat  buat menyelenggarakan Pelatihan Kampanye Berbasis Evidence dengan tema “Pemenuhan Hak Atas Air untuk Keberlanjutan Kehidupan yang Bermartabat. Dalam kegiatan tersebut, WALHI melibatkan 20 orang perwakilan Mapala se Kota Pontianak sebagai pesertanya.

“Tujuan pelatihan kampanye kreatif ini guna membuka ruang belajar bersama rekan mapala yang biasa melakukan kegiatan di alam bebas untuk terus menyuarakan pesan bumi bagi keselamatan maupun keberlangsungan hidup,” kata Aktivis WALHI Kalbar, Hendrikus Adam belum lama ini.

Dari kegiatan ini diharap, kawan kawan mapala dapat memperoleh gambaran dan pengetahuan mengenai potret lingkungan hidup dan tantangan pemenuhan hak atas air bersih sebagai hak asasi manusia. 

Di tempat sama, Fasilitator Pelatihan yang diusung WALHI, Joko Waluyo menuturkan bahwa setelah mengikuti kegiatan ini diharap, organisasi mapala bisa sebagai penyambung lidah dalam mengkampanyekan persoalan lingkungan maupun kemanusiaan.

“Ketika mendaki gunung atau pergi ke laut, saya harap rekan-rekan mampu membuat konten lingkungan dan hak asasi manusia melalui kampanye di sosial media mulai dari hal sederhanya,” katanya.

Salah satu peserta pelatihan, Arif Setiawan dari Mapala Enggang Gading IAIN Pontianak, memandang kegiatan yang diusung WALHI secara keseluruhan banyak memberi energi positif. Selain itu, dirinya juga dapat banyak pengetahuan baru terkait lingkungan.

“Saya terkesan mengikuti pelatihan ini, selain mempererat ikatan silaturahmi, banyak pengetahuan yang saya dapatkan, setelah  kegiatan ini berlangsung, saya dan rekan-rekan mapala berharap dapat melakukan aksi mengkampanyekan lingkungan,” tandasnya.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.