Kawal Kasus Kejahatan Lingkungan PBHK Miliki Tambahan 5 Advokad

PONTIANAK-SAMPAN-Perkumpulan Bantuan Hukum Kalimantan (PBHK) miliki 5 tambahan tenaga advokad. Saat ini total tenaga advokad yang dimiliki PBHK mencapai 12 orang yang siap mengawal kasus kejahatan lingkungan yang kian meningkat tiap tahunnya.
 
“Sebelumnya PBHK hanya miliki 7 advokad. Alhamdulilah baru-baru ini, 5 anggota PBHK lolos seleksi advokad Peradi. Dengan demikian total advokad yang kami miliki ada 12. Tambahan amunisi ini akan menguatkan kami untuk mengawal kasus kejahatan lingkungan di Kalbar,” kata Direktur PBHK Kalbar, Khairudin Zaki belum lama ini.
 
Rencana kata dia, PBHK akan menambah jumlah advokad lagi. Dengan jumlah 12 tenaga advokad tentu akan membantu pihaknya memantau kasus yang tengah ditangani PBHK.
 
Zaki sapaannya, mengungkap kasus kejahatan lingkungan terus meningkat. Dari datanya, ada 90 kasus ditangani PBHK sejak tiga tahun terakhir.
 
“Tiga tahun terakhir, kami sudah menerima 90 kasus kejahatan lingkungan di Kalbar. Kasus ini terus meningkat tiap tahunnya. Dari 90 kasus, konflik sengketa lahan mendominasi dengan jumlah 64 kasus, kriminalisasi 17 kasus, bisnis dan HAM 14 kasus dan kejahatan lingkungan hidup 7 kasus,” katanya belum lama ini.
 
Tahun ini saja kata dia lebih dalam, PBHK sudah menangani 17 kasus kejahatan lingkungan. Dalam penanganannya ada yang sudah kelar dan masih berjalan. Upaya pendampingan oleh PBHK kepada masyarakat yang terkena kasus terus dilakukan. Meski dengan keterbatasan advokat yang dimiliki saat ini ia tetap terus gencar memberikan pembelaan pada masyarakat yang butuh bantuan hukum. “Di Kalbar memang masih kurang advokat yang perduli lingkungan. Keterlibatan publik dalam mengawal satu kasus amat membantu kami,” terang dia.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.