ICCTF dan Fahutan Kerjasama Penanganan Penyediaan Air Bersih

PONTIANAK-SAMPAN-Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) bersama Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura melakukan kerjasama proyek untuk membantu masyarakat pedesaan dalam bidang air bersih dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. 
 
“Tim dari ICCTF kita bawa melihat protitipe instalasi pengolahan air gambut menjadi air bersih dan penggunaan nyapar yang merupakan hak paten milik Kampus Kehutanan. Tempatnya di Kecamatan Pontianak Utara, RT 05 /RW 13 Kelurahan Batu Layang,” ucap Dekan Fakultas Kehutanan Untan, Gusti Hardiansyah (8/9).
 
Dia menjelaskan, instalasi pengolahan air gambut ini merupakan contoh instalasi yang akan dibangun ke depannya. Fokusnya di desa-desa yang telah ditunjuk pada program ini.
 
Dijelaskan lebih dalam, cara kerja alat pengolahan air gambut ini terdiri dari empat sistem, pertama koagulasi, sedimentasi, filterisasi. 
 
Proses koagulasi ini adalah untuk memisahkan partikel logam seperti ION, BRON, Alkaline yang terkandung dalam air. Tentunya proses ini dibantu dengan zat kimia NAOH, untuk meningkatkan PH air. Kemudian terjadi penggumpalan dan proses selanjutnya. 
 
Kemudian untuk penjernihan juga dibantu oleh pasir silika untuk menyerap racun. Agar air tidak berbau proses itu disalurkan kembali pada karbon aktif untuk semakin memurnikan airnya. 
 
Pengolahan yang ada di Pontianak Utara ini, adalah bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat dan saat ini dilirik oleh ICCTF untuk membuat yang lebih besar. 
 
Hardiansyah sebutkan, untuk instalasi pengolahan yang ada di Kelurahan Batu Layang ini nilai proyeknya sekitar Rp18 juta dan itu langsung dihibahkan pada masyarakat tetapi terus dibina oleh pihak kampusnya.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.