Apabila masyarakat bisa mengelola sawah dengan mandiri dan lahan-lahan yang ada bisa digaraf dengan baik, hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, karena tentunya hasil panen mereka akan semakin meningkat.

Read More

  Pernah mendengar kata tembawang? Tembawang merupakan penyebutan umum yang biasa digunakan masyarakat Dayak di Kalimantan Barat. Istilah ini merujuk pada sebidang lahan beserta tumbuhan di atasnya yang dimiliki oleh suatu komunitas adat. Meski ada perbedaan penyebutan di beberapa kelompok, seperti kobunt, kampunk temawank, atau kebun kelokak, namun, apapun istilahnya tembawang tetap memiliki arti sebidang […]

Read More

Empat puluh lima tahun lalu, tanggal 22 April 1970, sekitar 20 juta warga negara Amerika Serikat tercerahkan: betapa pentingnya manusia melindungi sumber daya alam. Laut, atmosfer, daratan, dan (kondisi) biologi, perlu dilindungi untuk (diwariskan pada) generasi mendatang. Ketika itu elang gundul (Bald eagle) lambang AS terancam punah, paus di bumi juga mengalami nasib sama. Kasus […]

Read More

JAKARTA, KOMPAS – Indonesia dan Norwegia berniat melanjutkan kerja sama penurunan emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan atau REDD+. Kelanjutan itu menjadi keputusan penting setelah Presiden membubarkan Badan Pengelola REDD+ yang menjadi salah satu syarat capaian nota kesepakatan Indonesia-Norwegia. “Beliau (Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg) meyakini akan melanjutkanletter of intent (nota kesepakatan) […]

Read More

Jakarta, JMOL – Menyambut Hari Nelayan 6 April 2015, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menegaskan bahwa Kesejahteraan Nelayan adalah kunci keberhasilan pemberantasan pencurian ikan. KNTI juga menilai bahwa proses penegakan hukum di laut Indonesia dalam kurun lima bulan terakhir ini hanya sedikit memberikan efek-jera. Hal tersebut nampak pada dua kasus illegal fishing teranyar yakni putusan […]

Read More

Fakta mengejutkan terhadap geliat pertambangan di Kalimantan Barat ternyata tidak sebanding dengan hasil sumber daya yang dikeruk. Bayangkan saja, Relawan Hutan Pemantau Hutan Kalimantan memantau, perusahaan yang memegang izin usaha pertambangan (IUP) hanya berorientasi mengejar keuntungan sebesar-besarnya, yang akhirnya menimbulkan kerusakan lingkungan yang parah. Kondisi ini diungkap oleh Liu Purnomo, juru bicara Relawan Hutan Pemantau […]

Read More

Perkumpulan SAMPAN Kalimantan kembali membeberkan sejumlah fakta mengenai gambut di Kalimantan Barat (Kalbar). Hasil analisa spesial melalui overlay peta perizinan dengan peta gambut menunjukkan bahwa 726 ribu hektar atau 45,87 persen lahan gambut telah dibebani izin investasi berbasis hutan dan lahan. Rinciannya, 386 ribu hektar telah dibebani izin untuk 110 perusahaan pertambangan, 136 ribu hektar […]

Read More

Hampir setahun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan Koordinasi dan Supervisi (Korsup) di bidang mineral dan batubara (Minerba) di Kalimantan. Apa hasilnya? Dari data Dirjen Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Korsup KPK hingga Mei 2014, ternyata ada 124 pemegang izin pertambangan di lima provinsi di Kalimantan yang masih beroperasi di kawasan konservasi. Menurut […]

Read More

Pontianak – Dalam waktu dekat ini, perkumpulan SAMPAN Kalimantan akan menggelar Expo Tembawang 2014 di Gedung Taman Budaya, Kota Pontianak. Expo yang akan digelar selama dua hari dari tanggal 8-9 Desember yang rencananya akan dibuka Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, SH. MH. Media Kampanye Sampan Kalimantan, Liu Purnomo, mengungkapkan, Expo Tembawang 2014 ini akan dihadiri oleh […]

Read More