Suara Analisa Denni Nurdwiansyah Deputi LSM Sampan KECELAKAAN speedboat Indo Kapuas Ekspress pada minggu (13/12) pagi itu tidak bisa dipisahkan dari buruknya tata kelola hutan dan lahan. Selain masalah supir, alat keselamatan, dan lainnya, yang tidak kalah penting adalah bagaimana soal kondisi perairannya sendiri Kalau kita lihat sekarang kondisinya sangat buruk. Terutama soal kebersihan sungai […]

Read More

SAMPAN—Pontianak (15/12/2015) Perempuan adalah sektor terpenting dalam percaturan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Tanpa perempuan mungkin banyak masalah yang muncul, contohnya tidak ada yang mengurus rumah tangga dan banyak hal lainnya. Hingga saat ini banyak pula masalah yang dihadapi perempuan, kekerasan dalam rumah tangga, beban kerja ganda, hingga polemik budaya patriarki masih menjadi persoalan […]

Read More

SAMPAN—Pontianak (9/1/2016) Upaya penataan pertambangan mulai dilakukan di Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini seiring dengan pasca pelaksanaan koordinasi dan supervisi mineral dan batu bara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) RI. Meskipun proses ini berjalan lamban pada konteks penataan izin pertambangan. Hal ini seiring dengan keluarnya Undang-Undang N0. 23 Tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah. Salah […]

Read More

SAMPAN—Pontianak. Tuntutan terhadap pengelolaan hutan yang maksimal menjadi sebuah keharusan bagi desa. Satu di antara solusi konkrit adalah dengan terimplementasinya secara baik skema perhutanan sosial melalui hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, dan hutan kemitraan. SAMPAN Kalimantan melalui workshop yang diadakan di Gardenia SPA and Resort mendorong masyarakat dalam mengelola hutan melalui skema perhutanan […]

Read More

SAMPAN—Pontianak. Peluang pengelolaan kawasan hutan sesungguhnya telah terbuka lebar bagi masyarakat melalui skema perhutanan sosial (Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, dan Hutan Kemitraan). Hal ini sesuai dengan Undang-undang  No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan. Kemudian diperkuat PP No. 3 tahun 2008 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan. Selain […]

Read More

SAMPAN—Pontianak. Pengembangan teknologi WTA (Wahana Tanpa Awak) untuk mendukung kerja advokasi TKHL (Tata Kelola Hutan dan Lahan) dilakukan melalui peningkatan kapasitas dalam perakitan, pengoperasionalan, dan pengolahan data lapangan WTA, serta inovasi molding WTA untuk pesawat latih menjadi kebutuhan penting di era ini. Ini sangat berguna bagi kebermanfaatan dalam pemantauan dan pemetaan hutan serta advokasi tata […]

Read More

SAMPAN—Kubu Raya Upaya penyelamatan hutan melalui skema perhutanan sosial sangat diperlukan saat ini. Hal ini akan memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam mengelola kawasan hutan di landskap Kubu serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara khusus. Deni Nurdwiansyah, menyampaikan dengan diadakannya workshop untuk memperkuat akses masyarakat terhadap kawasan hutan melalui skema perhutanan sosial akan bernilai positif dan bermanfaat bagi […]

Read More

SAMPAN—Pontianak. Kalimantan Barat merupakan provinsi terbesar ke-4 di Indonesia. Dengan luasan wilayah 14,6 Juta Ha, serta kekayaan alam yang ada di Kalimantan Barat (Minerba, Kayu, dll) sangat melimpah ruah. Hal ini sebenarnya menjadi syarat untuk mensejahterakan masyarakat Kalimantan Barat. Maka dari itu, penting pula untuk adanya pengelolaan hutan dan lahan pada sektor pertambagan secara maksimal […]

Read More

SAMPAN—Kubu Raya. Tuntutan terhadap pengelolaan hutan lestari yang memperhatikan masyarakat lokal dan lingkungan mendapatkan perhatian yang serius dari berbagai pihak baik pemerintah, perusahaan, dan masyarakat luas. Tuntutan muncul karena belum maksimalnya pengelolaan hutan yang dilakukan, khususnya dalam skala lanskap yang terintegrasi, sehingga menimbulkan maraknya konflik sosial dan kerusakan lingkungan dalam pengelolaan hutan. Hal ini kemudian direspon […]

Read More

SAMPAN—Pontianak. SAMPAN Kalimantan bekerjasama dengan Penabulu Alliance melakukan launching tampilan baru untuk website utama SAMPAN Kaimantan. Bayu Nugraha dari Pena Bulu Alliance menjelaskan bahwasanya website sangat urgen dan berpengaruh bagi kelembagaan. “Website sangat berpengaruh untuk meninjau perkembangan organisasi. Oleh karena itu, penting untuk adanya pembaharuan website utama lembaga”. Tuturnya (30/11). Pembaharuan tampilan ini dilakukan selama […]

Read More