Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan ICCTF Tertarik Temuan Alat Ciptaan Fahutan

 
PONTIANAK-SAMPAN-Temuan alat noozlle berfungsi untuk menangani  pemadaman  serta instalasi  pengolahan  air gambut  untuk air bersih  oleh Fakultas Kehutanan Tanjung Pura, membuat Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) tertarik untuk melakukan kerjasama. Waktunya hingga delapan bulan ke depan.
 
Manajer Komunikasi ICCTF, Angga Aristia menuturkan, pihaknya melirik atas alat noozlle yang ditemukan pihak Untan belum lama ini, karena dianggap lebih efektif fungsinya dalam menangani pemadaman serta instalasi pengolahan air gambut untuk air bersih bagi warga desa. 
 
Projek bersama Untan ini, akan berlangsung sampai delapan bulan kedepan. Ia berharap dari hasil ini nanti dapat memberi solusi terhadap penanganan air masalah kebakaran maupun air bersih.
 
Pembuatan instalasi pengolahan air bersih, memang mencari daerah yang tak memiliki akses air bersih dan khususnya kawasan gambut.
 
Untuk desa yang akan diberikan bantuan instalasi pengolahan air gambut dan kelompok masyarakat peduli api sendiri, ada di tiga kabupaten. Masing-masing kabupaten mendapat bantuan di dua desa, yaitu dua desa di Landak, Mempawah dan Kubu Raya.
Dia menjelaskan ICCTF ini merupakan lembaga di bawah Direktorat Lingkungan Hidup Bappenas. Lembaga ini sebagai perwalian dana hibah dari luar negeri untuk proyek perubahan iklim. 
 
Untuk penyelenggaraan proyek di Kalimantan, ICCTF sudah memberikan banyak program, diantaranya pembuatan 180 sekat kanal. Kemudian pembuatan sumur bor sebanyak 640 titik, ditambah 10 titik kerjasama Untan. “Kita juga membuat 250 embung dan tower pemantau api di delapan titik,” ungkapnya.
 
Untuk masalah karhutla ini, Untan menargetkan 50 orang masyarakat peduli api diberikan pelatihan. Untuk data pihaknya, kalau pelatihan masyarakat peduli api sudah mencapai 1185 orang.(ma)
 

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.