30 Peserta Ikuti Pelatihan Pengembangan Ekonomi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial

 
PONTIANAK–SAMPAN-Sahabat Masyarakat Pantai (SAMPAN) Kalimantan, Asosiasi Bussiness Develepment Service Indonesia (ABDSI) koordinator wilayah Kalimantan Barat, dan Yayasan Indonesia Dagang Hijau (IDH) menjadi pelaksana kegiatan pelatihan pendamping Pengembangan Ekonomi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial di Hotel Orchardz pada 9-11 Agustus 2018. 
 
“Kegiatan ini inisiasi Sekretariat Nasional Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial (RAPS). Di sini kita dipilih sebagai pelaksana bersama beberapa lembaga,” ungkap Direktur SAMPAN Kalimantan, Dede Purwansyah.
 
Tujuan dari kegiatan ini, untuk meningkatkan kapasitas lembaga lokal dalam mendampingi kelompok Perhutanan Sosial (PS) mengembangkan kegiatan ekonomi. Kegiatan ini bertema “Menuju Pengelolaan Hutan yang Adil dan Lestari untuk Kesejahteraan Masyarakat”.
 
Tujuan lainnya, kata Dede, memberikan informasi bagi lembaga lokal pendamping dalam melakukan pengembangan kegiatan ekonomi kelompok PS (model bisnis, pemasaran, dan pembiayaan; berbagi pengalaman pengembangan ekonomi di kelompok PS di Sumatra Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan; dan membantu mempercepat lembaga pendamping kelompok PS dalam mengimplementasikan pengembangan ekonomi kelompok PS.
 
Pesertanya kata Dede, berasal dari dua kelompok, terdiri dari dua unsur, yaitu 15 dari unsur ABDSI 15 lagi dari NGO pegiat perhutanan sosial. Pesertanya menyasar itu, karena dalam pelatihan ini berkaitan dengan pengembangan ekonomi dan kelompok usaha perhutanan sosial.
 
Dede menambahkan, untuk tahap pertama baru dilakukan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat. Rencana kegiatan ini bakal dilaksanakan di seluruh Indonesia.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.