18 Desa Partisipasi Ikuti Festival Tembawang Desa Nanga Semangut

KAPUAS HULU-SAMPAN-18 Desa berpartisipasi dalam Festival Tembawang yang diadakan di Desa Semangut, Kabupaten Kapuas Hulu yang dilaksanakan 13-15 Oktober 2017. Festival tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Festival Danau Sentarum Betung Kerihun di Lanjak, 25 Oktober 2017.
 
Ketua Panitia Pelaksana Festival Tembawang, Ardianto menjelaskan, total ada 18 desa ikut serta dalam Festival Tembawang. 18 desa ini berasal dari enam kecamatan, yaitu Bunut Hulu, Kalis, Putussibau Selatan, Hulu Gurung, Putussibau Utara, Mentebah dan Embaloh Hilir.
 
Ia tak menyangka, kepesertaan desa dalam kegiatan ini begitu tinggi. Ini diluar perkiraannya. “Awalnya kami kira jumlah peserta hanya empat kecamatan, tapi kenyataan banyak terlibat,” katanya.
 
Adapun rangkaian kegiatan Festival ini diantaranya expo produk hijau desa, Festival seni dan tari budaya (Lomba sumpit, Pangka Gasing, Lomba Sampan, Lomba Tari Tradisional) ada juga kuliner khas masyarakat Desa Nanga Semangut. 
 
Dalam kegiatan ini, banyak yang terlibat. Selain didukung Pemerintah Kapuas Hulu dan SKPD terkait, juga didukung beberapa NGO, seperti SAMPAN Kalimantan, TFCA Kalimantan, TNBKDS, WWF dan pihak lain yang ikut ambil dalam kegiatan ini.
 
Sementara itu, Kepala Desa Semangut, Zaini mengungkapkan, kegiatan Festival Tembawang kali pertama dilaksanakan di Desa Semangut. “Awalnya kegiatan ini diinisiasi Pemdes dan LSM SAMPAN Kalimantan,” terangnya.
 
Kegiatan ini juga, masuk dalam rangkaian Festival BKDS yang akan dilaksanakan 25 Oktober mendatang di Lanjak.
 
Ia tak menutupi banyak kendala yang dihadapi, tapi berkat dukungan dari banyak pihak baik secara materi, pikiran dan lainnya, akhirnya kegiatan ini dapat terlaksana.
 
Rencananya, Festival Tembawang akan dijadikan agenda tahunan Pemerintah desa dan masyarakat Desa Semangut. Nanti akan dipadukan dengan beberapa kegiatan wisata lainnya diantaranya wisata alam Gurung Nekan dan Gurun Besiak.
 
Sementara itu, Asisten III Bupati Kapuas Hulu, M Yusuf dalam sambutannya saat buka Festival Tembawang mengatakan, bahwa pemerintah daerah mendukung kegiatan oleh masyarakat Desa Nanga Semangut ini. Ia juga salut dengan masyarakat desa setempat yang berani melaksanakan acara sebesar ini di tengah segala keterbatasan.
 
Tambahnya, banyak stand dikegiatan ini. Diantaranya poduk hijau masyarakat seperti buah kemayong, kopi, bawang dayak, produk kerajinan seperti gelang, cincin, dompet, tas dan beruyut. Selain itu produksi alam seperti sayuran hijau masyarakat, madu hutan, kelulut sampai Kuliner khas masyarakat adat melayu Desa Nanga Semangut dipajang di sana.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.