Proses Pengupasan dan pemilihan Buah Nipah Untuk Proses Pembuatan Tepung dan Manisan Buah Nipah. SAMPAN 2016

Proses Pengupasan dan pemilihan Buah Nipah Untuk Proses Pembuatan Tepung dan Manisan Buah Nipah. SAMPAN 2016

KUBU RAYA-SAMPAN-Dalam praktek menggali potensi nipah yang bertempat di Desa Sumber Agung, Batu Ampar, Kubu Raya, pertengahan Januari lalu, perwakilan dari tujuh desa Batu Ampar juga diajarkan membuat tepung nipah dari pemateri. Pantauan pendamping SAMPAN Kalimantan, Lekti, dipelatihan itu rerata peserta antusias mengikuti tata cara permbuatan tepung dari buah nipah.

“Pelatihan hari ke dua peserta diajak menggali potensi nipah, dengan membuat tepung nipah. Dalam praktek itu peserta diajarkan tata cara pembuatan tepung dari tahap yang paling awal,” ucapnya.

Dia sebagai perwakilan SAMPAN Kalimantan juga melihat tata cara pembuatan tepung nipah yang langsung diajarkan oleh pemateri. Kata Lekti, pembuatan tepung nipah nyatanya tak sulit. Pertama buah nipah yang sudah matang dibelah dan diambil isinya. Kemudian dibersihkan, hancurkan lalu diblender. “Saat diblender, campur air kurang lebih 2 gelas. Setelah itu dilakukan kemudian dikeringkan dengan cara dijemur,” tuturnya.

Kata Lekti, selain di blender, tepung nipah juga bisa dibuat dengan cara lebih praktis lain. Untuk buah nipah yang sudah tua bisa langsung di tumbuk. Usai ditumbuk, itu langsung bisa jadi tepung.

Dalam pelatihan itu, semua peserta antusias. Pasalnya praktek pembuatan tepung ini baru kali pertama didapat dan peserta juga baru mengetahui manfaat lain dari buah nipah.

Tak hanya bisa dibuat tepung. Buah nipah juga bisa dimanfaatkan untuk minuman sirup. Untuk bagian pelepahnya juga dapat dimanfaatkan sebagai garam dapur. “Untuk pembuatan garam ini juga diajarkan,”katanya.

Tata cara pembuatan garam kata Lekti juga tak sulit. Pada saat praktek pembuatan garam, intruksi pemateri peserta disuruh mencari pelepah nipah yang sudah kering, kemudian bakar dan ambil abunya. Setelah itu dilakukan, tambahkan air dan disaring. Setelah itu kemudian dijemur dengan suhu panas mulai dari 80°c-100°c atau dengan proses penjemuran selama 3-4 hari garam dapat digunakan untuk keperluan memasak. “Garam ini saat dicampur ke masakan warnanya hitam dan tidak berwarna karena mengkristal. Air saring dari abunya juga bisa dijadikan obat muntaber,” ucapnya.

Kata pemateri, penggunaan garam dari bahan nipah sudah dilakukan sejak lama, khususnya di daerah Manado. Setelah pelaksanaan pelatihan ini, perwakilan desa juga berniat untuk mengembangkan garam nipah sekaligus pembuatan tepung nipahnya. “Niat itu muncul usai pelatihan ini ditambah potensi kekayaan nipah di Kubu Raya begitu besar,” ucapnya.(ma)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.